Waspadai Dampak Begadang Saat Puasa, Kulit Cepat Tua dan Tubuh Kelelahan

Kebiasaan begadang saat puasa ternyata sebabkan penuaan dini dan over exhausted. Dokter Tirta jelaskan pentingnya tidur untuk reparasi tubuh. (Foto: Ilustrasi Canva)

Beritakebumen.com – Bulan Ramadan membawa perubahan pola tidur bagi banyak orang. Jadwal makan dan ibadah malam sering kali mengurangi waktu istirahat.

Dokter Tirta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kebiasaan begadang selama puasa karena berdampak serius pada kesehatan kulit dan tubuh.

Berita Lainnya

Tidur Menentukan Kualitas Regenerasi Kulit

Dokter Tirta menjelaskan bahwa penuaan kulit dipengaruhi berbagai faktor. Paparan zat berbahaya dan kekurangan nutrisi seperti vitamin B3 serta protein menjadi penyebab utama kulit sulit beregenerasi.

BACA JUGA: Sahur Sehat Saat Puasa: Antara Karbohidrat dan Protein, Mana yang Lebih Penting?

Namun faktor istirahat tetap memegang peranan yang tidak kalah penting.

Saat tidur, tubuh memasuki fase pemulihan total. Otak beristirahat dan sel-sel tubuh melakukan perbaikan. Proses reparasi ini mencakup jaringan kulit, mata, hingga rambut.

“Ketika kalian kurang tidur, otomatis waktu perbaikan tubuh juga akan berkurang,” ujar dr. Tirta.

Akibatnya kulit kehilangan kesegaran dan tampak lebih tua dari usia sebenarnya.

Kelelahan Ekstrem Mengintai

Dampak begadang tidak berhenti pada masalah estetika. Kondisi over exhausted atau kelelahan ekstrem menjadi ancaman nyata. Seseorang yang mengalami kondisi ini tidak pernah merasa segar saat bangun pagi.

Kualitas tidur buruk selama puasa langsung memengaruhi aktivitas harian. Rasa lemas berkepanjangan dan kantuk di jam kerja menandakan tubuh kekurangan waktu pemulihan. Dalam jangka panjang, vitalitas tubuh menurun dan produktivitas merosot tajam.

BACA JUGA: Bahaya Langsung Minum Es dan Makan Gorengan Saat Buka Puasa, Ini Penjelasan dr Tirta

Jaga Kualitas Istirahat di Bulan Ramadan

Masyarakat perlu memprioritaskan kualitas tidur di sela ibadah malam. Mengatur waktu tidur lebih awal setelah salat Tarawih dan menghindari begadang yang tidak perlu menjadi langkah bijak.

Asupan protein dan vitamin yang cukup saat sahur dan berbuka juga membantu proses regenerasi sel tubuh. Dengan demikian wajah tetap segar dan bercahaya meski menjalankan ibadah puasa. Tubuh pun bugar menjalani aktivitas sehari-hari.

Berita terkait