KUTOWINANGUN, Beritakebumen.com – Perayaan Paskah di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Tunjungseto, Kutowinngun, berlangsung khidmat dan penuh sukacita pada Minggu, 5 April 2026.
Mengusung tema sinodal “Kebangkitan Kristus Memperbarui Ciptaan”, jemaat diajak merefleksikan tanggung jawab menjaga lingkungan hidup.
Ibadah ini dihadiri seluruh unsur jemaat, dari majelis penatua hingga anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia.
Kebersamaan lintas generasi itu memperkuat semangat persatuan dalam memaknai hari kemenangan iman Kristiani.
Perayaan puncak merupakan rangkaian ibadah sejak Jumat Agung dan Sabtu Sunyi.
Suasana syahdu mengiringi pujian dan liturgi yang menekankan kemenangan Kristus atas maut.
Sebagai bentuk nyata dari tema yang diangkat, gereja membagikan bibit pohon kepada jemaat di akhir ibadah.
BACA JUGA: Perayaan Natal Bersama, Bangun Kebersamaan Warga Gereja Lintas Denominasi
Penyerahan bibit menjadi lambang bahwa kebangkitan Kristus membawa pembaruan bagi seluruh ciptaan. Aksi ini mengingatkan jemaat akan tanggung jawab merawat alam semesta.
Pendeta Imam Setyadi dalam khotbahnya menegaskan bahwa kebangkitan Kristus adalah panggilan aksi nyata.
Ia menyoroti kerusakan alam akibat perilaku manusia. Perubahan sikap yang bertanggung jawab terhadap lingkungan sangat diperlukan.
Kemeriahan Paskah berlanjut setelah ibadah dengan berbagai perlombaan. Anak-anak dan remaja antusias mengikuti lomba mencari telur Paskah.
Ada pula lomba melukis telur Paskah untuk anak-anak. Kelompok dewasa pun tak kalah seru dengan lomba mencuci piring.
GKJ Tunjungseto berharap nilai-nilai Paskah terwujud dalam tindakan konkret.
Semangat kebangkitan diharapkan terus menginspirasi jemaat untuk memperbarui diri dan aktif merawat ciptaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.





