Operasi SAR Wisatawan Terseret Ombak Pantai Setrojenar Ditutup, Satu Korban Masih Hilang

Operasi SAR Pantai Setrojenar Kebumen resmi ditutup setelah tujuh hari. Satu wisatawan anak hilang, dua korban selamat dan meninggal. (Foto: Basarnas Cilacap)

BULUSPESANTREN, Beritakebumen.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap resmi mengakhiri Operasi SAR hari ketujuh terhadap tiga wisatawan yang terseret ombak di Pantai Setrojenar, Kebumen.

Satu orang korban bernama Andika Rizki Maulana dinyatakan masih hilang.

Berita Lainnya

Insiden bermula saat laporan masuk dari Pusdalops BPBD Kebumen pada Kamis (2/4) pukul 15.45 WIB.

Ketiga korban yang merupakan warga Desa Banjurmukadan, Kecamatan Buluspesantren, itu terdiri dari Regi Muliana (selamat), Ihsan Nur Awali (meninggal dunia), dan Andika Rizki Maulana (hilang).

Memasuki hari ketujuh, Rabu, 8 April 2026 pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan membagi pencarian dalam tiga unit.

BACA JUGA: Masih Hilang di Hari Ke-6, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal untuk Cari Bocah Terseret Ombak Setrojenar

SRU 1 menyisir permukaan air dengan LCR hingga radius 6 mil laut.

SRU 2 menyusuri darat sejauh 10 km ke barat hingga Pantai Kaliratu dan 10 km ke timur hingga Pantai Sumberjati. SRU 3 menggunakan drone thermal untuk pemantauan udara.

Hingga pukul 17.00 WIB, hasil pencarian belum membuahkan tanda-tanda keberadaan Andika.

Setelah bermusyawarah dengan keluarga korban dan seluruh unsur SAR, operasi kemanusiaan ini resmi ditutup.

Korban dinyatakan hilang. Seluruh tim dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama selama pencarian.

 

Berita terkait