Menentukan Pasangan Hidup, Ini Tanda Jodoh Menurut Fahruddin Faiz

Fahruddin Faiz ungkap cara mengenali jodoh yang tepat menurut perspektif filosofis. (Foto: Ilutrasi AI)

BERITAKEBUMEN.COM – Pertanyaan tentang siapa sosok yang layak menjadi pasangan hidup sering muncul dalam kehidupan banyak orang. Keraguan saat menentukan jodoh pun menjadi hal yang wajar.

Menanggapi persoalan tersebut, Fahruddin Faiz membagikan pandangannya mengenai tanda-tanda jodoh, pentingnya ikhtiar, hingga peran takdir dalam pernikahan.

Berita Lainnya

Dalam penjelasannya di kanal YouTube SAY Inspiratif, Fahruddin Faiz menilai jodoh tidak dapat ditentukan hanya melalui hitungan logika, kecocokan karakter, atau pertimbangan rasional semata.

Menurutnya, hubungan emosional lahir dari rasa nyaman dan ketertarikan yang tumbuh secara alami dari dalam diri seseorang.

Ia menjelaskan bahwa seseorang dianggap cocok menjadi pasangan karena adanya rasa yang kuat terlebih dahulu.

Dari situ, berbagai kecocokan lain akan mengikuti seiring hubungan berjalan. Faktor emosional tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan psikologis manusia untuk merasa dipahami dan dilengkapi oleh orang lain.

Fahruddin Faiz menambahkan, rasa saling terhubung sering membuat dua orang terus dipertemukan dalam berbagai situasi kehidupan.

BACA JUGA: Buya Yahya Ajak Umat Islam Maksimalkan Amal Saleh di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Kondisi itu menjadi fondasi penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan bertahan lama.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa jodoh merupakan bagian dari ketetapan Tuhan.

Meski demikian, manusia tetap wajib berikhtiar mencari pasangan terbaik. Sikap pasrah tanpa usaha dinilai bukan langkah yang tepat dalam urusan pernikahan.

Fahruddin Faiz juga mengingatkan agar setiap orang berhati-hati dalam memilih pasangan hidup.

Jika dalam perjalanan rumah tangga muncul kekurangan atau masalah, pasangan sebaiknya dipandang sebagai sarana belajar memperbaiki diri.

Pandangan serupa juga pernah disampaikan Socrates dan Jalaluddin Rumi yang menilai hubungan rumah tangga dapat menjadi jalan pendewasaan jiwa dan spiritualitas manusia.

Berita terkait