179 Dapur MBG Sudah Aktif di Kebumen, Ada Sekolah yang Belum Terlayani

Pemkab Kebumen mendorong MBG serap pangan lokal dan perluas jangkauan sekolah. (Foto: Humas Polres Kebumen)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Pemkab Kebumen mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya dirasakan lebih luas, termasuk mendorong penyerapan bahan pangan lokal.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah saat memimpin Rapat Koordinasi Satgas MBG di Rumah Dinas Wakil Bupati, Rabu, 16 September 2026.

Berita Lainnya

Dalam rapat tersebut, Zaeni menekankan peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG dalam mendukung kebutuhan gizi siswa sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Penyelenggara SPPG diminta memprioritaskan bahan pangan dari petani dan pelaku usaha lokal untuk kebutuhan menu harian.

Pemkab Kebumen mencatat sekitar 190 unit SPPG telah berdiri di wilayah Kebumen. Dari jumlah tersebut, 179 SPPG telah aktif beroperasi.

BACA JUGA: Asyik! SMPN 1 Kebumen Kebagian Makan Siang Gratis dan Bergizi

Pemerintah daerah juga masih menemukan sejumlah sekolah yang belum terjangkau layanan MBG, terutama di Kecamatan Karanggayam dan Poncowarno.

Selain memperluas jangkauan layanan, Pemkab Kebumen menyoroti armada operasional SPPG yang masih menggunakan kendaraan dari luar daerah.

Penyelenggara diminta menyesuaikan atau memutasi pelat kendaraan ke wilayah Kebumen.

Distribusi makanan juga diminta berlangsung tertib tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Untuk memperkuat pasokan pangan lokal, Pemkab Kebumen membahas rencana MoU antara penyelenggara SPPG dan Himpunan Mitra Dapur Mas Kebumen.

Berita terkait