Cuaca Panas Jateng Diperkirakan Berlanjut hingga Oktober, BMKG Imbau Warga Waspada

Cuaca panas masih mengintai Jawa Tengah hingga Oktober, BMKG imbau warga bijak menggunakan air dan waspada Api. (Foto: Diskomdigi Jateng)

SEMARANG, Beritakebumen.com – Jawa Tengah masih berpotensi mengalami cuaca panas hingga Oktober 2026.

BMKG memperkirakan curah hujan masih rendah dalam beberapa pekan ke depan, sementara peluang hujan mulai meningkat memasuki November.

Berita Lainnya

Ketua Tim Manajemen dan Operasional BMKG Kelas II Jenderal Ahmad Yani Semarang, Giarto, mengatakan kondisi panas dipengaruhi rendahnya curah hujan dan posisi matahari yang sedang melintasi wilayah Jawa.

BACA JUGA: Kemarau Melanda, 337 Tangki Air Bersih Gratis Dikirim ke 46 Desa di Kebumen

“Dengan adanya kekeringan tadi, dan memasuki pola sirkulasi pergerakan gerak semu matahari yang saat ini pergerakannya dari ekuator menuju ke belahan bumi selatan sehingga melewati kita, radiasi yang kita terima juga meningkat,” ujar Giarto, Selasa, 22 September 2026.

Menurut Giarto, kondisi tersebut turut dipengaruhi El Nino dengan indeks sangat kuat yang berdampak pada berkurangnya curah hujan di Jawa Tengah.

Berdasarkan catatan BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani, Oktober secara historis menjadi salah satu periode dengan suhu tertinggi.

Suhu maksimum yang pernah tercatat mencapai 39,6 derajat Celsius pada 2015.

BMKG mengimbau masyarakat memperbanyak asupan air untuk mencegah dehidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

BACA JUGA: Waspada Risiko Kipas Angin dan AC Dipakai Lama Saat Musim Kemarau, Begini Cara Aman Mencegahnya

Warga juga diminta menggunakan air secara bijaksana dan menghindari pembakaran lahan maupun aktivitas pembakaran yang berisiko memicu kebakaran selama kondisi kering.

Memasuki November, hujan diperkirakan mulai muncul di sejumlah wilayah, meski pada tahap awal intensitasnya masih ringan dan belum merata.

Berita terkait