DPRD Kebumen “Sentil” RAPBD 2027: PAD Harus Digenjot, Belanja Jangan Mubazir

DPRD Kebumen Soroti Kemandirian Fiskal, Minta PAD Diperkuat dalam Raperda APBD 2027.

KEBUMEN, Beritakebumen.com – DPRD Kabupaten Kebumen menyoroti tingkat kemandirian fiskal daerah dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2027.

Dewan mendorong Pemerintah Kabupaten Kebumen memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memastikan belanja daerah benar-benar efektif dan tepat sasaran.

Berita Lainnya

Sorotan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-176 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 yang digelar di Gedung DPRD Kebumen, Kamis, 10 September 2026.

Agenda rapat membahas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Kebumen 2027.

BACA JUGA: Perubahan APBD Kebumen 2026 Disetujui: Pendapatan Rp2,905 Triliun, Belanja Rp3,127 Triliun

Dalam pandangan umum masing-masing fraksi, DPRD memberikan sejumlah catatan strategis terkait arah kebijakan anggaran daerah.

Salah satu perhatian utama adalah penguatan kemandirian fiskal Kebumen agar kemampuan daerah dalam membiayai kebutuhan pembangunan semakin meningkat.

DPRD Dorong Optimalisasi PAD

Fraksi-fraksi DPRD Kebumen menilai peningkatan PAD perlu menjadi perhatian dalam penyusunan APBD 2027.

Optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Di sisi belanja, DPRD meminta Pemkab Kebumen memastikan setiap anggaran digunakan secara efektif dan efisien.

Program yang masuk dalam Raperda APBD 2027 diharapkan diarahkan pada kebutuhan prioritas masyarakat.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pemulihan ekonomi daerah.

Pandangan Fraksi Menunggu Tanggapan Bupati

Rapat paripurna tersebut dipimpin pimpinan DPRD Kebumen, Saman, dan dihadiri Asisten Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta anggota DPRD.

BACA JUGA: Mulai 2027, DPRD Kebumen Dorong QRIS dan E-Ticketing untuk Tingkatkan PAD

Seluruh pandangan umum fraksi selanjutnya diserahkan kepada pihak eksekutif untuk mendapatkan tanggapan dan jawaban resmi Bupati Kebumen pada rapat paripurna berikutnya.

Pembahasan Raperda APBD 2027 akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan belanja daerah Kebumen.

DPRD dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga sinergi agar APBD yang disepakati nantinya akuntabel, tepat sasaran, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Berita terkait