Futsal Kebumen Tembus Final Porprov Jateng 2026 Usai Singkirkan Kota Semarang 7-6 Lewat Adu Penalti

Futsal Kebumen
Tim Futsal Kebumen saat menyingkirkan Kota Semarang. Sumber: Istimewa

SEMARANG, Beritakebumen.com  – Tim futsal Kabupaten Kebumen memastikan tiket final setelah menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti dengan skor akhir 7-6 pada semifinal cabang olahraga futsal Porprov Jateng 2026 di GOR Futsal Undip, Tembalang, Kota Semarang, Senin (26/10/2026). Kedua tim bermain imbang 3-3 selama waktu normal sebelum Kebumen memastikan kemenangan lewat babak tos-tosan.

Tim Kebumen menunjukkan daya juang tinggi dalam pertandingan semifinal yang berlangsung ketat. Meski Kota Semarang mendapat dukungan langsung dari suporternya, tim Kebumen mampu membuka keunggulan lebih dahulu melalui gol Zainal Arifin pada menit kelima.

Bacaan Lainnya

Semarang baru menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama. Arkan Abilah mencetak gol pada menit ke-20 untuk mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.

BACA JUGA: Porprov Jateng 2026 Resmi Dibuka, 7.999 Atlet Berebut Prestasi dan Tiket PON 2028

Memasuki babak kedua, Semarang langsung mengambil inisiatif serangan. Rizki Desta Putra membawa timnya berbalik unggul 2-1 pada menit ke-21. Namun, Kebumen kembali memberikan perlawanan melalui gol kedua Zainal Arifin pada menit ke-23 yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Pertandingan semakin menegangkan ketika Rizki Desta Putra mencetak gol keduanya pada menit ke-36. Gol tersebut membawa Semarang unggul 3-2 dan menempatkan Kebumen dalam posisi tertekan saat waktu pertandingan menyisakan sekitar empat menit.

Dalam situasi tersebut, Kebumen menerapkan strategi power play dengan menggunakan kiper terbang untuk menambah kekuatan serangan. Pola permainan cepat melalui umpan-umpan pendek akhirnya membuka celah di pertahanan Semarang.

BACA JUGA: Futsal Putra dan Putri Kebumen Tembus Semifinal Porprov Jateng 2026, Ini Hasil Pertandingannya

Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-39. Farid Angga Aditya mencetak gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 3-3. Kedudukan bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga kedua tim harus menentukan pemenang melalui adu penalti.

Pada babak penentuan tersebut, Kebumen tampil lebih efektif. Tim ini mencetak empat gol dari titik penalti, sedangkan Kota Semarang hanya mampu mengonversi tiga tendangan. Hasil tersebut memastikan kemenangan Kebumen dengan skor akhir 7-6 sekaligus mengantarkan mereka ke partai final.

Pelatih Apresiasi Kerja Keras Tim

Pelatih futsal Kabupaten Kebumen, Anjrah Setyarka, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan anak asuhnya menembus final. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama para pemain, ofisial, dan manajemen tim.

“Alhamdulillah, hasil ini sesuai dengan harapan kami semua. Ini berkat kerja keras pemain, ofisial, dan manajemen. Secara keseluruhan, selamat juga untuk Semarang yang sudah menguras energi dalam pertandingan ini,” ujarnya.

BACA JUGA: Kabar Mengejutkan dari Persak Kebumen, Mas Seno Sampaikan Pesan Perpisahan

Anjrah menekankan pentingnya menjaga kepercayaan diri sepanjang pertandingan, termasuk ketika tim berada dalam posisi tertinggal. Menurutnya, pemain harus terus berjuang selama pertandingan belum berakhir.

“Selama pertandingan belum selesai, pemain harus tetap percaya. Mau unggul atau tertinggal, harus tetap yakin bisa menang dan pantang menyerah,” tegasnya.

Menghadapi partai final, Anjrah memilih memusatkan perhatian pada kesiapan timnya sendiri. Ia tidak ingin para pemain kehilangan fokus karena terlalu memikirkan kekuatan lawan.

“Di final, bertemu siapa saja kami fokus pada tim sendiri dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mudah-mudahan di final nanti kami bisa tampil lebih baik dan meraih medali emas,” harapnya.

Kota Semarang Akui Kehilangan Fokus

Di kubu lawan, pelatih Kota Semarang, M Afandi, mengakui timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Ia menyayangkan kelengahan pemain pada menit-menit terakhir yang memberi kesempatan kepada Kebumen untuk menyamakan kedudukan.

“Cukup disayangkan karena kami sempat tertinggal, kemudian bisa membalikkan keadaan, tetapi akhirnya disamakan dan harus menjalani adu penalti. Pada gol terakhir, kami kehilangan fokus. Seharusnya situasi itu bisa diantisipasi sehingga mereka tidak bisa menyamakan kedudukan,” kata Afandi.

Afandi juga meminta maaf kepada masyarakat Kota Semarang karena timnya gagal mempertahankan gelar juara. Meski kecewa dengan hasil pertandingan, ia mengapresiasi perjuangan para pemain sepanjang laga.

“Saya meminta maaf karena tidak bisa mempertahankan juara untuk warga Kota Semarang. Namun, anak-anak sudah berjuang maksimal. Untuk adu penalti, hasilnya juga bergantung pada rezeki dan keberuntungan,” pungkasnya.

Kebumen Hadapi Surakarta di Final

Kemenangan atas Kota Semarang membawa Kabupaten Kebumen menghadapi Kota Surakarta dalam pertandingan final cabang olahraga futsal untuk memperebutkan medali emas. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di GOR Futsal Undip, Tembalang, Semarang, Selasa (27/10/2026), pukul 13.00 WIB.

Sementara itu, Kota Semarang akan berhadapan dengan Kabupaten Kendal dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga atau medali perunggu pada hari yang sama.

Pertandingan final menjadi kesempatan bagi Kebumen untuk menuntaskan perjuangan dengan meraih medali emas. Modal kebangkitan dari ketertinggalan dan kemenangan melalui adu penalti akan menjadi bekal penting bagi tim untuk menghadapi laga penentuan tersebut. ***

Pos terkait