BUAYAN, Beritakebumen.com – Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, mencatat kemajuan signifikan dalam pembangunan desa.
Berdasarkan data Kementerian Desa tahun 2025, seluruh 20 desa di wilayah ini telah berhasil keluar dari kategori tertinggal, dengan dua di antaranya menyandang status tertinggi sebagai Desa Mandiri.
Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 343 Tahun 2025 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa Tahun 2025.
Data menunjukkan, dari total desa di Kecamatan Buayan, terdapat 2 Desa Mandiri, 13 Desa Maju, dan 5 Desa Berkembang. Tidak ada satupun desa yang masuk dalam klasifikasi Desa Tertinggal maupun Desa Sangat Tertinggal.
Klasifikasi status desa ini mengacu pada Indeks Desa Membangun (IDM). Desa Mandiri ditandai dengan ID di atas 80, menunjukkan kemampuan optimal dalam tata kelola pemerintahan, pengelolaan sumber daya, dan pelayanan publik.
BACA JUGA: 18 Desa di Kecamatan Ayah Kebumen Berhasil Raih Status Mandiri dan Maju, Ini Daftarnya
Desa Maju memiliki ID antara 65 hingga 80, yang mencerminkan kemajuan signifikan namun masih membutuhkan penguatan menuju kemandirian penuh.
Sementara itu, Desa Berkembang (ID 50-65) adalah desa yang masih memerlukan intervensi dan peningkatan lebih lanjut di berbagai aspek pembangunan.
Daftar Status Desa di Kecamatan Buayan Tahun 2025
Desa Mandiri
- Mergosono: 80,47
- Jatiroto: 82,68
Desa Maju
- Karangbolong: 79,53
- Jladri: 69,61
- Adiwarno: 72,60
- Rangkah: 76,06
- Wonodadi: 72,60
- Geblug: 73,70
- Rogodadi: 74,02
- Pakuran: 69,92
- Buayan: 74,65
- Karangsari: 71,18
- Rogodono: 74,65
- Banyumudal: 72,13
- Purbowangi: 74,02
BACA JUGA: Kebumen Tetap Teratas, Ini Daftar Pagu Dana Desa 29 Kabupaten di Jateng 2026
Desa Berkembang
- Sikayu: 68,66
- Tugu: 62,83
- Nogoraji: 59,84
- Semampir: 60,31
- Jogomulyo: 64,09
Status Desa Mandiri dan Maju yang didominasi di Kecamatan Buayan oleh sebagian besar wilayah menjadi indikator kemandirian dan kemajuan daerah.






