Sebelum investasi, siapkan dana cadangan cepat setara satu bulan biaya hidup di rekening terpisah.
Dana ini menjadi penyelamat instan saat darurat, seperti kendaraan mogok atau biaya medis mendadak. Setelah itu, fokus melunasi utang berbunga tinggi yang menyedot kekayaan.
Jika fondasi kuat, bangun dana darurat tiga hingga enam bulan biaya hidup. Untuk pekerja lepas, cadangan sembilan bulan sangat disarankan.
BACA JUGA: Waspadai Dampak Begadang Saat Puasa, Kulit Cepat Tua dan Tubuh Kelelahan
Masuki tahap investasi dengan instrumen sederhana seperti reksa dana indeks atau ETF S&P 500. Mulai dari Rp100.000 pun cukup, asalkan rutin.
Terakhir, alokasikan maksimal 20 persen untuk bersenang-senang. Dengan sistem rapi ini, gajian menjadi langkah nyata berhenti hidup dari tanggal ke tanggal menuju masa depan yang stabil dan sejahtera.






