BERITAKEBUMEN.COM – Kehidupan dunia hiburan tidak selalu menjamin jalan hidup seorang selebritas berjalan mulus.
Aktor senior Indonesia, Surya Saputra, membagikan kisah perjuangan hidupnya yang penuh lika-liku.
Mulai dari masa kejayaan era 90-an, hantaman badai perceraian, kegagalan bisnis, hingga momen memilukan saat dirinya terpaksa makan nasi hanya berlauk garam.
Nama Surya Saputra melambung sejak era 1990-an lewat grup vokal legendaris Cool Colors bersama Ari Sihasale, Teuku Ryan, dan Johandy Yahya.
Sebelum itu, ia mengawali karier musiknya melalui band beraliran alternatif bernama J Master.
Roda kehidupan berputar, Surya mengalami fase terberat ketika pernikahan pertamanya kandas.
Ujian emosional tersebut datang bersamaan dengan hancurnya kondisi finansial akibat kegagalan bisnis trading minyak mentah dan penipuan usaha beras.
Pada titik nadir itu, uang di dompetnya hanya tersisa Rp75.000.
BACA JUGA: Syahnaz Sadiqah Ceritakan Titik Balik Hidup Usai Haji, Kunci Cantik Bukan Hanya dari Keturunan
Demi bertahan hidup, Surya merelakan lauk ikan untuk sang ibu, sementara ia sendiri makan nasi hangat dengan taburan garam sembari meneteskan air mata.
Keajaiban datang tiga hari kemudian melalui tawaran peran dalam serial populer Arisan!. Dalam waktu singkat, kestabilan finansialnya kembali.
Kesabaran dan rasa ikhlas menjadi kunci utama Surya melewati masa kedukaan hingga berhasil mencapai kedamaian hati.
Setelah empat tahun menyembuhkan luka masa lalu, Surya melabuhkan hatinya pada Cynthia Lamusu. Perjuangan mereka membuahkan hasil manis dengan lahirnya anak kembar, Tatiana dan Bima.
Pengalaman masa kecil membuat Surya berkomitmen menerapkan metode gentle parenting dan memosisikan diri sebagai teman terbaik bagi anak-anaknya.
Kini, fokus utama Surya Saputra adalah selalu hadir untuk keluarga kecilnya.
Di samping itu, ia menyimpan impian besar yang sedang dipersiapkan di dunia perfilman, yaitu duduk di kursi sutradara untuk sebuah proyek drama romantis.





