BERITAKEBUMEN.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kandungan natrium yang terdapat dalam kecap manis.
Selama ini kecap manis dikenal sebagai pelengkap makanan bercita rasa manis, namun di balik rasanya tersebut tersimpan kadar garam yang cukup tinggi dan berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Melalui pernyataan yang disampaikan di media sosial, Budi mengungkapkan bahwa satu sendok makan kecap manis mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium.
Jumlah tersebut tergolong besar, terutama karena banyak masyarakat Indonesia terbiasa menambahkan kecap manis dalam porsi cukup banyak pada berbagai hidangan sehari-hari.
BACA JUGA: 10 Tips Ade Rai Turunkan Berat Badan dan Kecilkan Perut Buncit dalam 7 Hari
Berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), batas konsumsi natrium bagi orang dewasa adalah maksimal 2.000 miligram per hari.
Artinya, empat sendok makan kecap manis saja dapat menyumbang hingga 1.400 sampai 2.000 miligram natrium, belum termasuk asupan dari makanan lain.
Menkes juga menyoroti sejumlah kuliner tradisional seperti gudeg dan bacem yang menggunakan kecap manis dalam jumlah besar.
Konsumsi makanan tersebut secara berlebihan dapat meningkatkan asupan natrium harian tanpa disadari.
WHO menyebut pola makan tinggi natrium berkaitan dengan peningkatan tekanan darah, penyakit jantung, dan stroke.
Secara global, konsumsi garam berlebih diperkirakan berkontribusi terhadap sekitar 1,7 juta kematian pada tahun 2023.
Selain dampak jangka panjang, kelebihan natrium juga dapat memicu rasa haus berlebihan, retensi cairan, hingga pembengkakan tubuh.
BACA JUGA: Salad Mentimun Telur dan Tuna, Menu Makan Malam Praktis untuk Perut Rata
Dalam kondisi berat, hipernatremia dapat menyebabkan kebingungan, kejang, dan gangguan serius lainnya.
Meski natrium merupakan mineral penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi saraf, dan kontraksi otot, konsumsinya tetap perlu dikendalikan.
Pakar kesehatan menegaskan bahwa langkah terbaik adalah membatasi asupan makanan tinggi natrium secara bijak agar tetap berada dalam batas aman dan mengurangi risiko penyakit kronis di kemudian hari.






