Merdi Desa Sidobunder Kebumen, Tradisi Tenongan Satukan Warga Usai Panen

Ratusan warga Sidobunder Kebumen gelar Merdi Desa dengan tradisi tenongan, doa bersama, wayang kulit dan doorprize. (Foto: Kebumen TV)

PURING, Beritakebumen.com – Ratusan warga Desa Sidobunder, Kecamatan Puring, memadati halaman Balai Desa setempat pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Mereka membawa tenong bambu berisi ingkung ayam, tumpeng, lauk pauk, dan jajanan pasar dalam gelaran tradisi Merdi Desa atau Merti Bumi.

Berita Lainnya

Tradisi tahunan ini menjadi wujud terima kasih atas hasil panen raya kedua dan berkah alam yang melimpah.

Mengusung tema “Amertani Desa, Anggayuh Karaharjan, Ngleluri Budaya Netepi Agami”, kegiatan ini memadukan kearifan lokal dengan nilai religius.

BACA JUGA: KUPU Prembun Kenalkan 20 Permainan Tradisional Lewat ‘Sehari Menjadi Bocah’

Sejak pagi, warga berbondong-bondong mengantarkan tenongan ke lokasi. Sajian ingkung ayam utuh menjadi hidangan utama yang melambangkan gotong royong dan kekompakan masyarakat.

Rangkaian acara dibuka dengan doa bersama dan tausiyah keagamaan dari Kyai Ahmad Toha Maksum. Setelah itu, warga duduk melingkar dan menikmati hidangan tenongan secara ramah-tamah.

Kepala Desa Sidobunder, Sarno, menyampaikan bahwa tradisi ini rutin digelar setiap masa panen kedua.

Menurutnya, Merdi Desa menjadi momen penting untuk merawat warisan leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Merdi Desa juga menjadi sarana sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam pembangunan,” ujar Sarno.

Ketua Panitia, Supatno, menambahkan bahwa keunikan Merdi Desa di Sidobunder terletak pada perpaduan tradisi tenongan dengan pengajian umum.

Nilai budaya dan keagamaan pun berjalan seiring dalam satu rangkaian acara.

BACA JUGA: Sedekah Laut Pantai Heppi Kebumen Tarik Ribuan Pengunjung, Larung Sesaji Jadi Puncak Acara

Suasana makin meriah pada malam hari dengan pagelaran wayang kulit dari dalang Ki Panggung Bayu Aji, Meles, Adimulyo.

Sebagai penutup, panitia mengadakan pengundian doorprize dengan berbagai hadiah menarik untuk warga yang hadir.

Tradisi Merdi Desa pun ditutup dengan senyum dan semangat kebersamaan yang terus membara.

Berita terkait