Pekerja Migran Asal Kebumen Meninggal dalam Insiden Penikaman di Hokkaido Jepang, Terduga Pelaku Sesama WNI

Foto Ilustrasi oleh AI.

Menurut laporan media setempat, tersangka mengakui perbuatannya kepada penyidik.

“Saya telah menusuknya dengan niat membunuh,” ujar tersangka dalam keterangannya kepada polisi.

Berita Lainnya

Kabar duka tersebut mendapat perhatian dari organisasi perlindungan pekerja migran, Migrant Care Kebumen. Perwakilan Migrant Care Kebumen, Maryatun, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen terkait penanganan kasus tersebut.

“Perkembangan situasi ini telah kami laporkan secara resmi kepada Bupati Kebumen dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen,” kata Maryatun, Jumat (5/6/2026).

Maryatun mengungkapkan, ayah korban sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya di Kalimantan. Sementara itu, ibu korban masih bekerja sebagai pekerja migran di Taiwan.

BACA JUGA: Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkab Kebumen Tanam 1.500 Pohon di Pantai Logending

Migrant Care Kebumen berencana memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban sekaligus membantu proses komunikasi dengan pihak terkait mengenai pengurusan jenazah.

Kasus ini menambah daftar persoalan yang dihadapi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik di Jepang diharapkan terus mengawal proses hukum yang berlangsung serta memastikan hak-hak korban dan keluarganya terpenuhi.

Hingga berita ini diturunkan, Kepolisian Jepang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. ***

Berita terkait