JAKARTA, Beritakebumen.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen memacu pertumbuhan ekonomi daerah dengan memplot Kecamatan Petanahan sebagai pusat perekonomian dan industri baru.
Sementara, wilayah Kecamatan Ayah ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan.
Arah pembangunan strategis ini ditandai dengan percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di kedua kawasan perkotaan tersebut.
BACA JUGA: Kebumen Raih Predikat TPID Berprestasi, Bupati Lilis Dorong Digitalisasi Layanan dan Transaksi
Penyusunan RDTR berfungsi memetakan pemanfaatan ruang secara spesifik, mulai dari area industri, permukiman, hingga fasilitas penunjang.
Kepastian tata ruang ini menjadi pijakan vital bagi calon investor sekaligus jaminan kemudahan berinvestasi sesuai karakter wilayah.
“Di Kawasan Perkotaan Petanahan, rencana kawasan perekonomian dan industri diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui investasi dan perluasan lapangan kerja,” kata Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam Rapat Koordinasi Percepatan RDTR di Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
Untuk wilayah Kecamatan Ayah, Lilis menegaskan potensi alamnya disiapkan menjadi pendorong utama sektor pariwisata daerah.
Penyusunan dokumen ini mendapat dukungan teknis dari Ditjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN.
Berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang RTRW, Kebumen menargetkan tujuh RDTR.
BACA JUGA: Tawaran Kerja di Facebook Bawa Warga Kebumen ke Kamboja, Berakhir Jadi Korban TPPO
Menurut Lilis, masuknya Petanahan dan Ayah, Kebumen kini telah menggarap enam kawasan, tinggal menyisakan Perkotaan Karangsambung untuk merampungkan target.
Penetapan aturan ini ditargetkan segera sah menjadi peraturan kepala daerah guna menjamin pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.






