Perusahaan menyisihkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp800 juta untuk mewujudkan masjid megah tersebut.
“Pembangunan ini kami prakarsai lima bulan lalu. Kami ingin masyarakat memiliki tempat ibadah yang representatif, apalagi menjelang Ramadan. Ini wujud komitmen kami menyisihkan sebagian hasil usaha untuk kemaslahatan umat,” ungkap Bravo Drajat Niti Totowibowo.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan mitra kerja yang telah mendukung perusahaan, sehingga program sosial ini dapat terealisasi.
Kepala Desa Kalijirek, Sugiyarto, dan Ketua Panitia Pembangunan, Daroni, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam.
BACA JUGA: Sambut Ramadan 1447 H, Pemkab Kebumen Gotong Royong Bersihkan Tempat Ibadah
Menurut mereka, kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah desa, dan warga menjadi kunci rampungnya proyek ini tepat waktu.
Mukhsinul Mubarok yang mewakili Bupati Kebumen Lilis Nuryani menitipkan pesan khusus kepada warga. Ia mengingatkan agar kemegahan bangunan masjid diimbangi dengan semangat memakmurkannya.
“Jangan sampai bangunannya megah, tetapi jamaahnya sepi. Mari kita hidupkan masjid ini dengan shalat berjamaah dan kegiatan pengajian rutin,” ujarnya.






