Belum Ketemu, Pencarian Korban Terseret Ombak Setrojenar Berlanjut Hari Keenam

Tim SAR lanjutkan pencarian korban terseret ombak di Pantai Setrojenar, satu wisatawan masih hilang. (Foto: Humas Basarnas Cilacap)

BULUSPESANTREN, Beritakebumen.com – Tim SAR Gabungan terus mengupayakan pencarian terhadap satu korban yang masih hilang di Pantai Setrojenar, Buluspesantren, Kebumen.

Hingga memasuki hari kelima operasi pada Senin, 6 April 2026, keberadaan korban atas nama Andika Rizki Maulana (11) belum juga membuahkan hasil.

Berita Lainnya

Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis, 2 April 2026 sore, saat tiga orang wisatawan yang merupakan warga Desa Banjurmukadan terseret ombak besar di area Parkiran Timur Pantai Setrojenar.

BACA JUGA: Satu Korban Laka Laut Setrojenar Ditemukan Tewas, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Dari total tiga korban, satu orang berhasil selamat dan satu lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada tahap awal pencarian.

Memulai operasi pencarian pukul 07.00 WIB, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam tiga unit kerja (SRU) untuk menyisir titik-titik potensial.

Fokus pencarian dilakukan secara komprehensif dengan memanfaatkan berbagai teknologi dan alutsista air.

Penyisiran Perairan. SRU 1 mengerahkan unit LCR (Landing Craft Rubber) untuk menyisir permukaan air di sekitar lokasi kejadian hingga radius 5 nautical miles (NM).

Penyisiran Darat. SRU 2 melakukan pengamatan di sepanjang garis pantai, bergerak ke arah timur dan barat hingga mencapai kawasan Pantai Heppii Ayamputih.

Pantauan Udara. SRU 3 mengoperasikan drone thermal untuk memantau area yang sulit dijangkau secara manual, guna mendeteksi tanda-tanda keberadaan korban melalui pemindaian suhu panas dari ketinggian.

BACA JUGA: 2 Remaja Meninggal Terseret Ombak Pantai Gajah Kebumen, Korban Terakhir Ditemukan Pagi Ini

Hasil Masih Nihil

Kondisi di lapangan menunjukkan tantangan yang cukup besar bagi tim pencari. Setelah sempat dihentikan sementara saat tengah hari, pencarian kembali dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB hingga sore hari.

Namun, hingga pukul 17.00 WIB, tanda-tanda keberadaan Andika belum ditemukan.

Sesuai dengan prosedur operasi yang berlaku, pencarian dihentikan sementara menjelang malam dan akan kembali dibuka pada Selasa, 7 April 2026 pagi pukul 07.00 WIB.

Berita terkait