BMKG: Gelombang Tinggi Capai 4 Meter Terjang Perairan Cilacap, Kebumen dan Purworejo

BMKG peringatkan gelombang tinggi 4 meter di Perairan Selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo. (Foto: Pexels/Sergey Guk)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo.

Peringatan ini berlaku mulai 8 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 11 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.

Berita Lainnya

Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diminta waspada terhadap potensi gelombang yang mencapai 4 meter.

BMKG memprakirakan cuaca di perairan selatan ketiga wilayah tersebut cerah berawan dengan potensi hujan ringan.

Meski cuaca terbilang biasa, tinggi gelombang laut justru masuk kategori tinggi yakni berkisar antara 2,5 hingga 4,0 meter.

Angin umumnya bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 25 knot.

Kondisi ini memicu peningkatan gelombang signifikan di perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.

BACA JUGA: Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Selatan Kebumen

BMKG juga menyampaikan saran keselamatan bagi pelayaran. Perahu nelayan sebaiknya tidak beroperasi jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.

Kapal tongkang perlu waspada saat angin mencapai 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter.

Sementara kapal ferry disarankan ekstra hati-hati ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Peringatan dini ini berlaku tiga hari penuh. BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk terus memantau perkembangan cuaca dari kanal resmi BMKG.

Gelombang tinggi berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran dan aktivitas di pesisir selatan Jawa Tengah.

Berita terkait