BUAYAN, Beritakebumen.com – Kebakaran menghanguskan dapur rumah produksi keripik singkong milik Ngatman di Dukuh Blanakan RT 02 RW 01, Desa Wonodadi, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jumat, 31 Juni 2026 dini hari.
Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa api diduga dipicu percikan bara dari tungku kayu bakar yang masih menyala usai proses produksi pada Kamis, 30 Juli 2026 sore.
Bara api menyambar tumpukan daun kering di atap melalui cerobong dapur.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 02.45 WIB. Seorang warga yang melintas melihat kobaran api di bagian atas penggorengan, tepatnya di sekitar cerobong dapur produksi.
Saksi bergegas meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Namun saat kembali, api sudah membesar dan membakar seluruh bagian dapur produksi.
Warga bahu-membahu memadamkan kobaran dengan alat seadanya. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 04.00 WIB.
BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Gudang Eks Kantor Camat Karangsambung, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
Petugas kepolisian dari Polsek Buayan yang dipimpin Kapolsek IPTU Walali Saebani langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan olah tempat kejadian.
Hasil pemeriksaan menunjukkan meteran listrik dalam kondisi normal, sehingga dugaan sementara kebakaran bukan disebabkan korsleting listrik.
Bagian yang terbakar meliputi dapur produksi, atap di atas tungku penggorengan, tiga tungku penggorengan, serta sejumlah peralatan produksi lainnya. Tidak ditemukan kompor atau tabung LPG di lokasi karena proses produksi menggunakan kayu bakar.
Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat, terutama pelaku usaha rumahan yang masih menggunakan tungku kayu bakar, untuk memastikan bara api benar-benar padam setelah aktivitas produksi selesai.
Langkah pencegahan sederhana ini dapat menghindari risiko kebakaran serupa di kemudian hari.






