KEBUMEN, Beritakebumen.com – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kebumen, Jumat (28/3/2025), hanya tiga hari menjelang Hari Raya Idulfitri. Peristiwa ini mengubah suasana suka cita persiapan Lebaran menjadi kesedihan bagi warga terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen melaporkan setidaknya 14 titik terdampak banjir. Lokasi terparah meliputi Desa Arjosari dan Desa Bonjok di Kecamatan Adimulyo, serta Kelurahan Panjatan di Kecamatan Karanganyar, yang disebabkan oleh jebolnya tanggul.
Menyikapi bencana ini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah dan jajaran terkait segera meninjau lokasi terdampak pada Sabtu (29/3/2025). Turut hadir dalam peninjauan tersebut sekretaris daerah, TNI-Polri, para asisten sekda, kepala perangkat daerah (DPUPR, BPBD, Satpol PP, Dinsos P3A, Kesbangpol, Bappeda, BPKPD, Dinkes PPKB, Disdikpora, Diskominfo, Distapang), Kabag Umum, Kabag Pembangunan, Kabag Kesra, Direktur PDAM, PMI, dan Baznas.
Rombongan Bupati dan Wakil Bupati memulai peninjauan dengan mengunjungi dapur umum di Kecamatan Adimulyo. Selanjutnya, mereka menuju tempat pengungsian di SDN Bonjok, gedung serbaguna Desa Arjosari, dan terakhir meninjau lokasi terdampak di Kelurahan Panjatan.
Data BPBD mencatat jumlah warga terdampak banjir di Desa Arjosari sebanyak 204 jiwa (61 laki-laki, 59 perempuan, 46 anak-anak, 34 lansia, dan 12 balita). Sementara itu, di Desa Bonjok terdapat 135 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian 84 lansia dan 27 balita.
Tempat pengungsian di SD Negeri Bonjok menampung 8 KK atau 18 warga dan dilengkapi dengan fasilitas matras serta makanan yang mencukupi. Di gedung serbaguna Desa Arjosari, sebanyak 204 jiwa dari 72 KK mengungsi dan telah tersedia alas tidur, selimut, MCK, serta makanan dan minuman. Warga memanfaatkan air yang mulai surut untuk memeriksa kondisi rumah mereka.






