“Setelah capaian unggul ini, langkah kami selanjutnya adalah memproses akreditasi internasional. Ada beberapa lembaga akreditasi dunia yang sedang kami kaji, seperti FIBAA, ABEST21, atau ECBE,” kata Gunarso.
Di samping persiapan internasionalisasi FEB, manajemen UPB juga tengah menyiapkan berkas akreditasi unggul untuk dua program studi.
BACA JUGA: Kalahkan UNSIQ Wonosobo, UPB Kebumen Juara 1 Turnamen Voli Antar Perguruan Tinggi se-Kedu
Yaitu di Fakultas Sains dan Teknologi (FST) serta Program Pascasarjana, yaitu S1 Ilmu Komputer dan S2 Magister Manajemen.
Dokumen kedua prodi ini ditargetkan tuntas diunggah ke sistem akreditasi pada akhir 2026, sehingga penetapan peringkat unggul bisa diraih pada awal 2027.
Rangkaian capaian prodi ini disiapkan sebagai modal dasar menuju Akreditasi Unggul Institusi secara menyeluruh pada 2027.
Persyaratan utama seperti kualifikasi doktor bagi pengajar, jabatan fungsional dosen, hingga kesiapan tata kelola internal dinyatakan sudah terpenuhi.
SDM Berkualitas dan Rencana Pembukaan Program S3
Prof Slamet Ahmadi mengungkapkan, akselerasi UPB ditopang oleh penguatan kualitas sumber daya manusia. Saat ini, UPB memiliki 60 dosen aktif yang melayani sekitar 2.900 mahasiswa, rasio yang sangat sehat untuk penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Dari total pengajar tersebut, 15 dosen telah bergelar doktor (S3), 5 dosen mendekati kelulusan doktor, dan 12 dosen lainnya sedang menempuh studi lanjut.
Pihaknya menargetkan lebih dari 60 persen dosen bergelar S3 dalam waktu dekat.






