Hebat! Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Bonorowo Kebumen, 4 Desa Raih Status Mandiri

11 desa di Kecamatan Bonorowo, Kebumen raih status Mandiri dan Maju pada 2025. (Foto: Ilustrasi AI)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Seluruh desa di Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, menunjukkan progres pembangunan yang membanggakan pada tahun 2025.

Berdasarkan data terbaru, tidak ada lagi desa di wilayah ini yang menyandang status Berkembang, Tertinggal, apalagi Sangat Tertinggal.

Berita Lainnya

Capaian ini tertuang dalam Keputusan Menteri Desa Nomor 343 Tahun 2025 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa Tahun 2025.

Dari total desa yang ada, sebanyak 4 desa berhasil menembus status Desa Mandiri, sementara 7 desa lainnya kokoh di kategori Desa Maju.

BACA JUGA: Ini Daftar Lengkap Desa Mandiri dan Maju di Kecamatan Buayan Kebumen 2025

Empat Desa Raih Predikat Mandiri

Status Desa Mandiri diberikan kepada wilayah yang memiliki skor Indeks Desa (ID) di atas 80.

Desa-desa ini dinilai telah optimal dalam mengelola sumber daya lokal, menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik, serta menyediakan pelayanan publik yang prima.

Di Kecamatan Bonorowo, empat desa yang sukses mencapai kemandirian tersebut adalah:

  • Desa Bonjoklor: Skor 82,68
  • Desa Mrentul: Skor 82,68
  • Desa Pujodadi: Skor 81,89
  • Desa Bonorowo: Skor 80,63
Daftar Desa Maju

Selain empat desa mandiri, tujuh desa lainnya di Bonorowo kini menyandang status Desa Maju dengan skor indeks antara 65 hingga 80.

Meski sudah menunjukkan kemajuan infrastruktur dan ekonomi yang signifikan, desa-desa ini terus didorong untuk mencapai level kemandirian penuh dalam beberapa tahun ke depan.

Berikut daftar desa di Bonorowo dengan status Maju:

  • Desa Ngasinan: Skor 79,53
  • Desa Sirnoboyo: Skor 77,80
  • Desa Patukrejo: Skor 73,23
  • Desa Balorejo: Skor 70,55
  • Desa Rowosari: Skor 69,76
  • Desa Bonjokkidul: Skor 69,76
  • Desa Tlogorejo: Skor 69,45

BACA JUGA: 18 Desa di Kecamatan Ayah Kebumen Berhasil Raih Status Mandiri dan Maju, Ini Daftarnya

Keberhasilan Kecamatan Bonorowo menghapus status “Desa Berkembang” (skor 50-65) menjadi sinyal kuat bahwa pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan Kebumen ini berjalan efektif.

Fokus pemerintah desa dalam meningkatkan Indeks Desa sangat berpengaruh pada besaran dana stimulus dan otonomi pengelolaan wilayah di masa depan.

Peningkatan status ini diharapkan menjadi motivasi bagi perangkat desa dan masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan inovasi ekonomi desa.

Berita terkait