Malam Terakhir Ramadan, Gus Baha Ungkap Rahasia Syafaat Nabi untuk Umat Berdosa

Gus Baha ungkap alasan Mbah Moen anjurkan bank pemerintah. Beda sistem personal vs perbankan, dan kemanfaatan untuk rakyat. (Foto: Istimewa)

Beritakebumen.com – Menjelang akhir Ramadan, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyampaikan pesan menyejukkan bagi umat Islam di Sragen.

Gus Baha menekankan pentingnya menjaga prasangka baik (husnudzon) kepada Allah SWT, terutama bagi mereka yang merasa terbebani oleh dosa-dosa masa lalu.

Berita Lainnya

Gus Baha menjelaskan bahwa menyadari kesalahan seharusnya menjadi pintu masuk untuk mengenal sifat Al-Ghafur (Maha Pengampun).

BACA JUGA: Jangan Jadi Pemburu Dadakan, Gus Baha Tekankan Pentingnya Persiapan Lailatul Qadar Sejak Dini

Menurutnya, merasa pasti masuk neraka justru merupakan bentuk prasangka buruk yang menganggap Allah kikir dalam memberikan rahmat.

Ia mendorong umat untuk menempuh jalur harapan (raja’), di mana seorang hamba merasa rindu dan nyaman saat bersandar kepada Tuhannya.

“Jika kita terlalu yakin akan masuk neraka, itu berarti kita meragukan luasnya kasih sayang Allah,” ujar Gus Baha dalam tausiyahnya.

Berita terkait