Kunci suksesnya terletak pada manajemen waktu yang ketat dan metode belajar mencicil. Ia menghindari sistem kebut semalam agar beban belajar tidak menumpuk.
Baginya, membaca satu atau dua halaman setiap hari adalah progres yang lebih baik daripada tidak sama sekali.
Dukungan Keluarga dan Pengalaman Lapangan
Di balik ketangguhan akademiknya, Zufa memiliki ritual sederhana yang menjadi sumber kekuatannya. Setiap malam, ia rutin menelepon ibunya di Kebumen untuk sekadar bercakap-cakap dan meminta doa.
Suara sang ibu menjadi suplemen semangat bagi Zufa untuk menghadapi perkuliahan keesokan harinya.
Selain unggul di kelas, Zufa juga memperkaya pengalaman praktisnya dengan magang di PSC 119 YES Yogyakarta selama tiga bulan.






