Stop Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini, dr Zaidul Akbar: Gula Pasir Lebih Berbahaya dari Racun

Kurangi nasi putih dan minyak sawit. Pakar kesehatan dr. Zaidul Akbar bagikan kunci pemulihan tubuh dari meja makan. (Foto: Ilustrasi AI)

BERITAKEBUMEN.COM – Kesehatan jangka panjang ternyata bisa dimulai dari langkah sederhana di meja makan.

Pakar kesehatan dr. Zaidul Akbar membagikan empat tips penting bagi masyarakat yang ingin menjalani pola hidup sehat.

Berita Lainnya

Langkah pertama yang paling ditekankan adalah menghentikan konsumsi gula pasir.

Menurut dr. Zaidul, banyak ilmuwan kini mengategorikan gula pasir sebagai racun, bukan sekadar bahan makanan.

Penelitian pada hewan membuktikan bahwa tingkat kecanduan terhadap gula mencapai 20 kali lipat lebih kuat dibandingkan zat adiktif berbahaya lainnya.

Bahan kedua yang wajib dihindari adalah produk turunan terigu atau gluten.

Dokter Zaidul mengingatkan bahwa kekayaan pangan lokal Indonesia seperti ubi ungu, singkong, dan ubi cilembu jauh lebih ramah bagi pencernaan karena bebas gluten.

BACA JUGA: Ancaman Saraf Kejepit Intai Usia 20-an, dr. Tirta Soroti Bahaya Menunduk Saat Main Ponsel

Gorengan yang mencampurkan terigu dengan minyak sawit justru mempercepat kerusakan sistem metabolisme tubuh.

Selanjutnya, masyarakat disarankan meminimalisir penggunaan minyak goreng, terutama dari kelapa sawit.

Pengurangan konsumsi nasi putih juga menjadi bagian dari upaya detoksifikasi alami.

Zaidul meyakinkan tubuh tetap mampu berfungsi dengan baik meski asupan nasi dikurangi.

Kembali ke sumber pangan alami tanpa proses pengolahan panjang memberikan kemampuan luar biasa bagi tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri.

Mulailah transformasi kesehatan sekarang dengan mengganti camilan tepung menggunakan rebusan umbi-umbian lokal.

Berita terkait