Najwa Shihab: Generasi Muda Perempuan Harus Berani Ambil Peluang dan Lawan Rasa Malu

Pesan Najwa Shihab untuk Perempuan, Berani Bertanya dan Dobrak Batasan (Foto: Instagram/najwashihab)

Beritakebumen.com – Jurnalis senior dan pendiri Narasi, Najwa Shihab, mengajak generasi muda, khususnya perempuan, untuk berani melampaui batasan diri.

Dalam podcast bersama Putri Tanjung dikanal Rintik Obrolan | Cuplikan Self-Growth & Mindset, Najwa menekankan pentingnya mengambil peluang tanpa rasa gengsi atau takut salah.

Berita Lainnya

Najwa memiliki mantra sederhana namun kuat “Mumpung masih muda, jangan gengsi-gengsian.” Menurutnya, masa muda adalah waktu terbaik untuk mencoba banyak hal, termasuk menghadapi kegagalan.

BACA JUGA: Tampil Menawan di Hari Raya, Tips Hijab Segiempat Menutup Dada dan Anti Tembem

Lebih baik berbuat salah di usia muda daripada melakukan tindakan memalukan saat sudah memiliki kekuasaan di masa tua.

Ia juga mengutip puisi Sapardi Djoko Damono untuk mengingatkan pentingnya daya imajinasi dan kemampuan mengolah kata. Kekayaan diksi, kata Najwa, sangat dibutuhkan untuk meyakinkan orang lain atas ide dan argumentasi kita.

Najwa mengakui Indonesia masih menempuh jalan panjang menuju kesetaraan gender. Fakta di lapangan menunjukkan banyak perempuan di daerah kesulitan mengakses kebutuhan dasar seperti pembalut saat menstruasi.

Di dunia kerja, rata-rata gaji perempuan hanya 77 persen dari laki-laki untuk posisi dan tanggung jawab yang sama.

Namun Najwa optimistis. Perempuan yang sudah berdaya memiliki tanggung jawab untuk membantu memerdekakan perempuan lainnya melalui pemberian kesempatan.

Di era teknologi, kreativitas menjadi kualitas kepemimpinan paling dicari. “Alat hanya akan sekadar alat tanpa diisi imajinasi dan daya pikir,” tegas Najwa.

BACA JUGA: Saran dr Hasan Bayuni: Hindari Porsi Nasi Berlebih Saat Sahur, Ini Alasannya

Selain kreativitas, ia menyoroti pentingnya sistem yang kuat dalam pemerintahan dan kehidupan sosial untuk menjaga setiap individu tetap di jalur yang benar.

Najwa menutup dengan pesan tegas, “If you don’t ask, you don’t get.” Rasa takut ditolak justru menjadi penghalang terbesar menuju kesuksesan.

Ia mengajak generasi muda untuk berani mengajukan ide, bertanya, dan terus mengawal proses pembangunan bangsa dengan optimisme nyata.

Berita terkait