Jembatan Weton Kulon Ditargetkan Bisa Beroperasi Desember 2025

Jembatan Weton Kulon
Pembangunan Jembatan Weton Kulon. Sumber: BPBD Kebumen

PURING, Beritakebumen.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen mendampingi tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam pemantauan lapangan terhadap rehabilitasi dan rekonstruksi Jembatan Weton Kulon di Kecamatan Puring, Kebumen, Kamis (4/9/2025).

Jembatan tersebut roboh pada 2022 akibat diterjang banjir besar, sehingga akses utama antara Kecamatan Puring dan Buayan sempat terputus.

Berita Lainnya

Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah daerah mengajukan permohonan bantuan hibah ke BNPB. Hibah senilai sekitar Rp 15,2 miliar disetujui untuk pembangunan baru jembatan sepanjang 70 meter dan lebar 7 meter.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Bupati Kebumen Genjot Perbaikan Infrastruktur Prioritas

Adapun pelaksanaan pembangunan dimulai pada 8 April 2025. Desain jembatan permanen ini disiapkan untuk memperkuat struktur tahan bencana.

Progres konstruksi per Juli 2025 telah mencapai sekitar 16 %, melampaui target harian sekitar 11 % yang ditetapkan sebelumnya. Per September 2025, tingkat penyelesaian konstruksi telah meningkat menjadi sekitar 81,82 %. Tim menargetkan proyek rampung dan siap digunakan pada 8 Desember 2025 sesuai rencana.

Progres Berjalan Sesuai Target

Dalam pemantauan lapangan kali ini, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Udy Cahyono MSi bersama perwakilan BNPB menilai progres kerja berjalan sesuai target, serta memastikan kualitas pembangunan sesuai standar hibah. Dialog dengan pemerintah desa dan masyarakat juga dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan serta menyerap aspirasi masyarakat.

Pentingnya pemantauan ini agar rehabilitasi berjalan transparan, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Jembatan ini memiliki fungsi strategis sebagai jalur utama mobilitas dan aktivitas ekonomi warga setempat.

BACA JUGA: Daftar 10 Kabupaten Penerima Dana Desa Terbesar di Jateng, Kebumen Juara dengan Rp434 Miliar

“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sangat penting agar manfaat hibah jasa nyata dalam pemulihan pascabencana. Dengan selesainya konstruksi, diharapkan ketahanan infrastruktur terhadap bencana di masa depan semakin kuat,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Kebumen,  Hj Lilis Nuryani, berharap proyek pembangunan Jembatan Weton Kulon rampung tepat waktu. Ia menilai jembatan ini memegang peran vital untuk pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Ia optimis, begitu selesai, manfaatnya segera dirasakan warga.

Berita terkait