KEBUMEN, Beritakebumen.com – Datangnya musim penghujan menjadi berkah melimpah bagi para pelaku usaha perlengkapan musim hujan di Kabupaten Kebumen.
Salah satu yang merasakan dampak positif tersebut adalah Mufti Hadi Fuadi, seorang pengrajin jas hujan asal Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, yang kini harus bekerja ekstra memenuhi lonjakan permintaan pasar yang meningkat drastis.
Lonjakan Produksi yang Signifikan
Mufti mengungkapkan bahwa permintaan jas hujan produksi rumahan miliknya mengalami kenaikan yang sangat signifikan dibandingkan hari-hari biasanya.
BACA JUGA: Berawal dari Barter Burung Perkutut, Pria di Kebumen Ini Sulap Rumah Jadi Galeri Barang Antik
Jika pada hari normal ia hanya memproduksi sekitar 50 hingga 100 potong jas hujan, kini di musim hujan target produksinya melesat hingga mencapai 1.000 potong per hari.
Untuk mengejar target yang meningkat tajam tersebut, Mufti mengambil langkah cepat dengan menambah jumlah pekerja serta meningkatkan kapasitas produksi di bengkel kerjanya. Strategi ini dilakukan agar setiap pesanan yang masuk dapat terpenuhi tepat waktu.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal
Dalam menjalankan usahanya, Mufti memprioritaskan pemberdayaan warga sekitar. Seiring dengan bertambahnya volume pesanan, tenaga kerja yang dilibatkan kini tidak hanya berasal dari Desa Bojongsari saja.
Ia juga merangkul warga dari desa-desa tetangga hingga kecamatan di sekitar Alian untuk ikut serta dalam proses produksi.
“Pemasaran jas hujan sebagian besar dilakukan secara online, sehingga jangkauan konsumen kami meluas ke berbagai daerah di Indonesia,” ujar Mufti.
Keberhasilan menembus pasar nasional ini memicu optimisme tinggi, bahkan ia berencana untuk mengembangkan usahanya lebih jauh dengan menyasar pasar ekspor di masa depan.
BACA JUGA: Tembus Pasar Kalimantan, Peci Buatan Warga Alian Kebumen Laris Manis Menjelang Ramadan
Produk Unggulan dan Variasi Harga
Produk yang dihasilkan oleh industri rumahan ini cukup beragam, mulai dari jas hujan untuk anak-anak hingga orang dewasa. Model yang tersedia pun bervariasi, mulai dari model satu set pakaian (atasan dan celana) hingga model ponco atau kelelawar.
Mufti menyebutkan bahwa ia memiliki produk unggulan yang diberi nama “Sultan Kanguru”. Produk ini merupakan kelas premium dengan kualitas bahan yang sangat baik.
Adapun harga yang ditawarkan cukup kompetitif dan variatif, yakni berkisar antara Rp70.000 untuk kategori anak-anak hingga Rp200.000 untuk kategori dewasa kelas premium.






