Ternyata Bawang Merah Bisa Tumbuh Subur di Pegunungan Kebumen, Hasilnya Menjanjikan

Petani Desa Tlogowulung, Alian, Kebumen sukses membudidayakan bawang merah di kawasan pegunungan. Hasil panen melimpah dan raup keuntungan tinggi. (Foto: Berita Kebumen)

ALIAN, Beritakebumen.com – Kawasan pegunungan Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen mencatatkan keberhasilan dalam pengembangan budidaya bawang merah.

Berada di wilayah dataran tinggi, komoditas hortikultura ini terbukti mampu berproduksi secara maksimal dan telah memasuki masa panen ke-4.

Berita Lainnya

Camat Alian, Unik Ganiwati, mengapresiasi capaian masyarakat Tlogowulung saat meninjau langsung area pertanian.

Saat ini, luas lahan budidaya bawang merah di desa tersebut mencapai 3 hektar. Produktivitasnya sangat menjanjikan, di mana 1 kilogram bibit mampu menghasilkan panen hingga 25 kilogram.

“Ini potensi yang sangat baik bagi Desa Tlogowulung. Ternyata di kawasan pegunungan pun bawang merah bisa tumbuh dengan subur,” ujar Unik Ganiwati di lokasi lahan, Rabu, 23 Juli 2026.

Secara kalkulasi ekonomi, bawang merah memberikan hasil jauh lebih tinggi dibanding tanaman pangan konvensional.

BACA JUGA: BUMDes Desa Serut Kembangkan Pepaya Kalina, Panen Rutin hingga 1,5 Ton per Pekan

Kepala Desa Tlogowulung, Turyono, menjelaskan bahwa lahan seluas 1.500 meter persegi yang biasanya menghasilkan padi senilai Rp7 juta, kini bisa menghasilkan 1,4 ton bawang merah.

Dengan asumsi harga Rp20.000 per kilogram, petani mengantongi pendapatan kotor hingga Rp28 juta.

Keberhasilan ini berawal dari upaya pemerintah desa menghidupkan kembali budidaya bawang merah melalui Program Ketahanan Pangan Desa.

Pendampingan oleh petani berpengalaman menjadi salah satu strategi yang mendorong peningkatan kemampuan warga dalam mengelola budidaya.

Seiring meningkatnya minat masyarakat, semakin banyak petani milenial yang ikut mengembangkan bawang merah karena melihat prospek usaha yang menjanjikan.

Pemerintah Kecamatan Alian berharap keberhasilan Desa Tlogowulung dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain.

Khususnya dalam mengembangkan komoditas pertanian bernilai tinggi guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kebumen.

Berita terkait