Cedera Mata Saat Memancing, Peserta JKN di Banyumas Merasakan Manfaat Jaminan Kesehatan

Peserta JKN
Roni (40), warga Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas menjalani pemulihan usai operasi.

BANYUMAS, Beritakebumen.com – Roni (40), warga Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, harus menjalani operasi setelah matanya mengalami cedera akibat terkena pemberat kail saat menyaksikan aktivitas memancing. Di tengah proses pemulihan, kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membuatnya lebih tenang dalam menjalani rangkaian pengobatan.

Roni mengalami cedera ketika pemberat kail mengenai bagian matanya. Kondisi tersebut membuatnya membutuhkan penanganan medis hingga operasi. Setelah menjalani tindakan pertama, ia masih menjalani perawatan untuk proses pemulihan dan tindakan lanjutan.

Berita Lainnya

Sebagai seorang buruh, Roni merasa terbantu karena dirinya tercatat sebagai peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan. Kepesertaan tersebut memberikan kepastian ketika ia harus menjalani pemeriksaan, pengobatan, hingga tindakan medis.

BACA JUGA: Jadwal Popda Jateng 5 September 2026: Kontingen Kebumen Berburu Emas di Enam Cabor

Selama mendapatkan perawatan, Roni menilai pelayanan tenaga medis dan petugas fasilitas kesehatan berjalan dengan baik. Ia menyebut dokter dan perawat memberikan bantuan selama proses pengobatan.

“Saya sudah beberapa kali berobat di sini. Pelayanannya baik, dokternya ramah, perawat dan petugas lainnya juga sigap membantu,” ungkap Roni.

Pengalaman tersebut juga membuat Roni semakin memperhatikan perlindungan kesehatan anggota keluarganya. Saat mendapat pendampingan melalui layanan BPJS Satu (BPJS Siap Membantu), ia sekaligus berkonsultasi mengenai status kepesertaan JKN anak pertamanya yang baru lahir.

BACA JUGA: Kreatif! Warga Kutowinangun Sulap Limbah Tulang Sapi Jadi Pupuk Kalsium Bernilai Ekonomi

Roni sempat merasa khawatir setelah mengetahui kepesertaan JKN sang anak belum aktif. Ia kemudian mencari informasi mengenai prosedur yang harus dilakukan agar status kepesertaan tersebut dapat digunakan ketika anak membutuhkan pelayanan kesehatan.

Memiliki Kepesertaan JKN Aktif Jadi Langkah Penting

Menurut Roni, memastikan seluruh anggota keluarga memiliki kepesertaan JKN yang aktif menjadi langkah penting. Ia tidak ingin keluarganya kesulitan memperoleh layanan kesehatan ketika menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Berita terkait