GOMBONG, Beritakebumen.com – Pemerintah Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Kebumen, kembali menuai hasil manis dari program ketahanan pangan berbasis pertanian modern.
Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Sejahtera, desa ini berhasil memanen melon premium dari lahan greenhouse seluas 302 meter persegi pada musim panen kedua.
Lahan tersebut menampung 967 tanaman melon dengan tiga varietas unggulan, yaitu Golden Legi Hammy, Golden Lucano, dan Golden Kensini.
Ketiga jenis melon ini memiliki tingkat kemanisan mencapai 18 hingga 19 brix, jauh di atas rata-rata melon biasa yang hanya sekitar 12 brix.
BACA JUGA: BUMDes Rukun Penusupan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi 12 Kg Telur Per Hari
Kepala Desa Kalitengah, Amat Sutoyo, menyampaikan program ini memanfaatkan alokasi minimal 20 persen Dana Desa untuk mendukung ketahanan pangan.
“Harapan kita pada panen kedua ini bisa mencapai target paling tidak 1,8 ton. Pemerintah pusat mengharapkan desa agar berdaya dan mampu menghidupi dirinya sendiri,” ujar Amat.
Hasil panen dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram dan langsung diburu konsumen dari Kebumen, Banyumas, hingga Purwogondo.
Keuntungan penjualan akan menjadi laba BUMDes sekaligus Pendapatan Asli Desa (PADes) yang digunakan kembali untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat melalui musyawarah desa.
Transaksi pembelian kini semakin mudah dengan dukungan sistem pembayaran digital QRIS di lokasi.
Greenhouse Desa Kalitengah juga menjelma menjadi destinasi agrowisata edukasi yang menarik.
BACA JUGA: Wow! Satu Pohon Tembakau di Prembun Tembus Rp6.000, Ini Rahasianya
Pengunjung bisa memetik buah melon segar langsung dari pohonnya.
Tempat ini rutin didatangi rombongan siswa TK dan SD yang ingin belajar proses bercocok tanam modern.
Pemerintah Desa Kalitengah bersama BUMDes Bina Sejahtera berencana memperluas area budidaya guna meningkatkan kapasitas produksi secara berkelanjutan.






