Tampil Nyentrik Berbusana Lurik, Warga Kelurahan Kebumen Arak 7 Tumpeng dan Gunungan Keliling Kota

Kelurahan Kebumen menggelar Kirab Budaya HUT ke-81 RI dengan mengarak 7 tumpeng dan gunungan sayur. Acara dimeriahkan ziarah leluhur dan grebeg warga. (Foto: beritakebumen.com)

KEBUMEN, Beritakebumen.com – Kemeriahan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terpancar di Kelurahan Kebumen, Kecamatan Kebumen, Minggu, 16 Agustus 2026.

Warga setempat menggelar aksi Kirab Budaya dengan membawa sebanyak tujuh tumpeng dan gunungan sayuran segar yang diarak mengelilingi pusat kota.

Berita Lainnya

Rangkaian acara diawali dengan ziarah ke Makam Singapatra yang merupakan makam leluhur Kebumen oleh para tokoh masyarakat, budayawan, dan warga lokal.

Setelah ziarah, kegiatan berlanjut dengan doa bersama di Masjid Darussalam, salah satu tempat ibadah bersejarah di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Merdi Desa Sidobunder Kebumen, Tradisi Tenongan Satukan Warga Usai Panen

Lurah Kebumen, Rindam Baskoro Aji, secara resmi melepas rombongan kirab budaya dari halaman Masjid Darussalam.

Iring-iringan yang melibatkan perwakilan dari tujuh RW se-Kelurahan Kebumen ini tampil khas dengan busana adat, salah satunya pakaian lurik Jawa.

Rute kirab membentang dari Gang Kenanga di kawasan Masjid Darussalam, melintasi Jalan Pemuda, Tugu Lawet, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Pramuka, hingga berakhir di Pendopo Kelurahan Kebumen.

Rindam Baskoro Aji menjelaskan bahwa gunungan hasil bumi ini dihadirkan sebagai wujud rasa syukur atas kelimpahan alam.

Sementara itu, sajian tumpeng dari tiap RW disiapkan untuk tradisi makan bersama seluruh warga.

“Tumpengan ini adalah perayaan ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang kami adakan bersama perwakilan RW untuk makan bersama di tanggal 17-an,” ujarnya.

Penggunaan busana tradisional seperti lurik Jawa dalam perayaan ini disengaja sebagai langkah nyata untuk nguri-nguri atau merawat kelestarian budaya Jawa di tengah masyarakat.

Tiba di garis akhir di Pendopo Kelurahan Kebumen, agenda berlanjut dengan sarasehan serta makan tumpeng bersama.

BACA JUGA: KUPU Prembun Kenalkan 20 Permainan Tradisional Lewat ‘Sehari Menjadi Bocah’

Puncak acara berlangsung meriah saat sesi Grebeg Gunungan digelar, di mana warga antusias berebut aneka sayuran, buah-buahan, hingga padi yang disusun pada gunungan.

Melalui agenda kirab budaya dan syukuran ini, Rindam berharap silaturahmi antarwarga Kelurahan Kebumen semakin erat.

Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan untuk mempersatukan masyarakat Kelurahan Kebumen yang majemuk dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Masyarakat kita terdiri dari berbagai suku, budaya, dan ras. Kita harus tetap bersatu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua,” pungkasnya.

Berita terkait