SEMRANGAN, Beritakebumen.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Jawa Tengah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu, 12 September 2026.
Diikuti kafilah dari 37 provinsi, MTQ Nasional 2026 membawa pesan tentang kedamaian, kebersamaan, kolaborasi, dan keberagaman.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Semarang diharapkan mampu memancarkan kedamaian bagi Indonesia hingga dunia.
Menurutnya, MTQ menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang.
“MTQ tidak hanya milik umat Islam, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia,” ujar Luthfi.
Sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi akan berkompetisi dalam delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah.
Luthfi menegaskan, semangat MTQ tidak semata mengejar kemenangan, tetapi juga mendorong peserta untuk membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.
BACA JUGA: Tiga Santri Kebumen Jadi Wakil Jateng di MTQ Nasional XXXI, Siap Tampil Maksimal
Pelaksanaan MTQ Nasional juga diharapkan menggerakkan perekonomian. Pameran UMKM dari berbagai provinsi berlangsung hingga 20 September 2026.
Luthfi memperkirakan perputaran ekonomi selama kegiatan mencapai hampir Rp1,2 triliun.
Menko PMK Pratikno menyebut MTQ sebagai ajang silaturahmi dan persatuan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan, kegiatan tahun ini turut menghadirkan cabang seperti kaligrafi digital dan melibatkan teknologi AI.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos berharap MTQ Nasional XXXI berjalan lancar dan membawa cahaya serta harmoni menuju Indonesia emas yang berkeadilan.






