BERITAKEBUMEN.COM – Penyadapan telepon seluler atau smartphone menjadi salah satu ancaman keamanan digital yang perlu diwaspadai.
Pelaku dapat memanfaatkan aplikasi berbahaya seperti spyware dan malware untuk memantau aktivitas pengguna tanpa sepengetahuan pemilik perangkat.
Menurut laporan Avast, penyadapan juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan fitur penerusan panggilan atau call forwarding yang diaktifkan tanpa izin.
Jika tidak segera diketahui, aktivitas tersebut berpotensi membuka akses ke percakapan pribadi, informasi penting, hingga data keuangan.
BACA JUGA: Grup WhatsApp Makin Canggih! 4 Fitur Baru Ini Siap Bikin Chat Lebih Praktis
Ada sejumlah gejala yang bisa menjadi petunjuk bahwa HP sedang mengalami gangguan keamanan. Berikut tujuh tanda yang perlu diperhatikan.
1. Muncul Suara Aneh Saat Menelepon
Gangguan suara yang muncul berulang kali saat melakukan panggilan bisa menjadi salah satu tanda yang perlu diperiksa.
Gejalanya antara lain bunyi klik, dengungan, desisan, atau suara statis.
Gangguan tersebut memang bisa disebabkan kualitas jaringan yang buruk. Namun, jika terjadi terus-menerus dan disertai gejala mencurigakan lainnya, pengguna sebaiknya memeriksa keamanan perangkat.
2. Fitur Penerusan Panggilan Aktif Tanpa Sepengetahuan Pemilik
Pelaku penyadapan dapat memanfaatkan fitur call forwarding untuk mengalihkan panggilan masuk ke nomor lain.
Pengguna jaringan GSM dapat memeriksa status penerusan panggilan melalui aplikasi telepon dengan memasukkan kode MMI *#61#.
Jika ditemukan pengalihan panggilan yang tidak pernah diaktifkan, segera periksa pengaturan telepon dan hubungi operator seluler untuk memastikan status layanan tersebut.
BACA JUGA: Jangan Cuma Bisa Chat! Ini 17 Fitur ChatGPT yang Bisa Bikin Kerja Lebih Efisien
3. Baterai Cepat Habis dan Ponsel Mudah Panas
Spyware dapat bekerja secara tersembunyi di latar belakang untuk merekam aktivitas dan mengirimkan data dari perangkat.
Aktivitas tersebut berpotensi membuat prosesor bekerja lebih intensif sehingga baterai lebih cepat terkuras dan suhu ponsel meningkat.
Untuk memeriksanya, buka menu pengaturan baterai. Perhatikan aplikasi yang menggunakan daya paling besar.
Terutama jika terdapat aplikasi asing dengan konsumsi baterai tidak wajar.
4. Penggunaan Kuota Internet Meningkat Drastis
Lonjakan penggunaan data internet tanpa aktivitas yang sebanding juga patut diwaspadai.
Aplikasi mata-mata membutuhkan koneksi internet untuk mengirimkan informasi yang dikumpulkan dari perangkat pengguna.
Periksa menu Pengaturan dan pilih Penggunaan Data untuk mengetahui aplikasi yang paling banyak mengonsumsi kuota.
Jika terdapat aplikasi tidak dikenal dengan penggunaan data tinggi, lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
5. Ponsel Menunjukkan Perilaku Tidak Normal
Perangkat yang mengalami gangguan keamanan terkadang memperlihatkan perubahan perilaku.
Beberapa gejala yang perlu diperhatikan meliputi:
- Ponsel membutuhkan waktu sangat lama untuk dimatikan.
- Perangkat sering melakukan restart sendiri.
- Aplikasi terbuka atau tertutup tanpa perintah.
- Aplikasi sering mengalami gangguan atau crash.
- Indikator kamera atau mikrofon aktif ketika tidak digunakan.
Gejala tersebut tidak selalu menandakan penyadapan. Gangguan sistem atau kerusakan perangkat juga dapat menjadi penyebabnya.
6. Menerima SMS Berisi Kode atau Karakter Acak
Pesan singkat berisi kombinasi angka, huruf, dan simbol yang tidak dikenal juga perlu diwaspadai.
Dalam beberapa kasus, pelaku dapat memanfaatkan SMS untuk mengirim instruksi kepada perangkat yang telah terinfeksi spyware.
Jika menerima pesan semacam ini, jangan membalas atau membuka tautan yang disertakan. Periksa keamanan perangkat dan pastikan tidak ada aplikasi mencurigakan yang terpasang.
7. Muncul Aplikasi Asing yang Tidak Pernah Diinstal
Keberadaan aplikasi yang tidak dikenal menjadi salah satu hal penting untuk diperiksa ketika mencurigai adanya penyadapan.
Pengguna Android dapat membuka Pengaturan, kemudian masuk ke menu Aplikasi untuk melihat daftar perangkat lunak yang terpasang.
Sementara itu, pengguna iPhone dapat memeriksa daftar aplikasi melalui Pengaturan dan Penyimpanan iPhone.
Jika menemukan aplikasi yang tidak dikenal, periksa terlebih dahulu fungsi dan asal-usulnya sebelum menghapusnya.
Beberapa aplikasi sistem memang memiliki nama yang tidak familiar bagi pengguna.
BACA JUGA: Kenapa Orang Mudah Percaya Hoaks? Guru Besar UI Ungkap 3 Pola Pikir yang Jadi Penyebabnya
Periksa Keamanan HP Secara Berkala
Ketujuh tanda tersebut dapat menjadi petunjuk awal untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan pada smartphone. Namun, satu gejala saja belum cukup untuk memastikan bahwa ponsel sedang disadap.
Pengguna sebaiknya rutin memeriksa aplikasi terpasang, penggunaan baterai, konsumsi data internet, serta pengaturan keamanan perangkat. Pastikan sistem operasi dan aplikasi selalu diperbarui.
Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera ganti kata sandi akun penting melalui perangkat yang aman, aktifkan autentikasi dua faktor, dan lakukan pemindaian menggunakan aplikasi keamanan tepercaya.
Pemeriksaan secara berkala dapat membantu mengurangi risiko penyadapan sekaligus melindungi data pribadi dari penyalahgunaan.






