KEBUMEN, Beritakebumen.com – Harga beras di Kabupaten Kebumen masih berada sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, ketersediaan stok di pasar, ritel modern hingga penggilingan padi terpantau aman.
Kondisi tersebut diketahui setelah Satgas Pangan Polres Kebumen bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan instansi terkait melakukan pemantauan di sejumlah lokasi, Kamis (8/10/2026).
Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras tetap terjaga di tingkat konsumen. Tim menyambangi beberapa lokasi, antara lain Pasar Tumenggungan Kebumen, Ritel Modern Jadi Baru Kebumen, serta Penggilingan Padi UD Sutrimo.
BACA JUGA: AKBP Rachmad C. Yusuf Masuk Mapolres Kebumen, Tradisi Pedang Pora Sambut Pemimpin Baru
Dari hasil pengecekan di lapangan, harga beras yang dijual pedagang maupun ritel modern masih sesuai dengan ketentuan HET pemerintah. Tim juga tidak menemukan indikasi gangguan pasokan yang berpotensi memengaruhi ketersediaan beras bagi masyarakat.
Selain mengecek harga, petugas memeriksa kondisi stok pada sejumlah mata rantai distribusi. Persediaan beras di tingkat pedagang pasar, ritel modern, hingga penggilingan padi tercatat masih tersedia dalam jumlah yang mencukupi.
Pantai Rongsoak Aman
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa rantai pasok beras di wilayah Kebumen masih berjalan normal. Ketersediaan stok di tingkat penggilingan juga menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kelancaran pasokan menuju pedagang dan konsumen.
BACA JUGA: Rehabilitasi Pasar Wonokriyo Gombong Dimulai, Proyek Rp4,3 Miliar Dikerjakan 120 Hari
Pemantauan harga pangan secara berkala menjadi bagian dari upaya pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga maupun kelangkaan komoditas pangan strategis.
Kasatreskrim Polres Kebumen AKP Kanzi Fathan, STrK SIK MIK MH, melalui Kanit II Tipidter Satreskrim Polres Kebumen Ipda Amal Fathulloh SH turut terlibat dalam kegiatan pemantauan tersebut.
Satgas Pangan Polres Kebumen bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan, khususnya beras. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta harga pangan tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan pemerintah. ***






