BERITAKEBUMEN.COM – Terong sering kali diolah menjadi menu balado yang monoton di meja makan rumah tangga.
Guna memberikan variasi hidangan yang lebih segar, Chef Devina Hermawan membagikan inovasi kuliner menarik melalui menu Terong Lapis Ayam.
Hidangan ini mengombinasikan kelembutan terong dengan padatnya isian ayam giling yang gurih, menjadi pilihan tepat bagi keluarga yang menginginkan masakan praktis namun tetap kaya akan nilai gizi.
Menu ini dirancang sebagai kreasi masakan harian yang ramah di kantong dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun swalayan.
BACA JUGA: 2 Cara Unik Memasak Olahan Telur yang Mewah dan Minim Minyak
Kombinasi Bahan Sederhana Kaya Rasa
Proses pembuatan masakan ini mengutamakan efisiensi waktu memasak tanpa mengorbankan kualitas rasa. Komponen utamanya adalah terong berukuran besar yang diiris unik menggunakan teknik khusus.
Terong diiris dengan pola selang-seling, yaitu irisan pertama tidak sampai putus, kemudian irisan kedua dipotong hingga putus.
Pola ini membentuk kantung alami yang berfungsi sebagai wadah untuk menampung adonan ayam giling.
Untuk bagian isian, Chef Devina menggunakan daging paha ayam giling yang dicampur dengan bawang putih parut, garam, kaldu ayam bubuk, merica, kecap manis, serta tepung tapioka.
Penggunaan bagian paha ayam dan tepung tapioka bertujuan untuk menghasilkan tekstur daging yang tetap lembut, kenyal, dan tidak kering saat digoreng.
Isian daging sengaja dibuat dengan bumbu yang kuat karena daging tersebut menjadi sumber rasa utama bagi terong yang tidak dibumbui secara terpisah.
Agar matang merata hingga ke bagian dalam, adonan ayam dimasukkan ke dalam belahan terong menggunakan plastik segitiga (piping bag) dengan ketebalan maksimal setengah sentimeter.
BACA JUGA: Resep Tongseng Telur Dadar ala Chef Devina, Menu Bergizi Ramah Kantong yang Siap dalam 15 Menit
Teknik Menggoreng Agar Minim Minyak
Sebelum masuk ke dalam wajan, terong yang sudah diisi daging dilapisi terlebih dahulu menggunakan tepung tapioka tipis-tipis, lalu dicelupkan ke dalam kocokan telur.
Lapisan tepung tapioka ini memegang peranan penting agar warna hidangan tidak cepat gosong dan meminimalkan penyerapan minyak berlebih pada terong.
Proses penggorengan dilakukan menggunakan minyak panas dengan api sedang. Mengingat adanya unsur telur pada bagian luar, pengaturan api sangat krusial agar minyak tidak cepat berbuih dan rusak.
Durasi penggorengan tergolong singkat, hanya memakan waktu sekitar 3 hingga 4 menit sampai seluruh permukaan berwarna cokelat keemasan (golden brown).
Siraman Saus Manis Pedas yang Menggugah Selera
Sebagai penyempurna hidangan, Chef Devina menyandingkan menu ini dengan saus manis pedas buatan sendiri. Saus ini diracik dari tumisan bawang putih geprek, bawang merah, dan irisan cabai rawit.
Tumisan bumbu segar tersebut kemudian dicampur dengan kombinasi air, saus tomat, saus tiram, kecap manis, kaldu jamur, serta sedikit tepung tapioka sebagai pengental alami.
BACA JUGA: Resep Es Krim Alpukat Sehat Tanpa Gula, Camilan Segar untuk Cuaca Panas
Bagi keluarga yang memasak untuk anak-anak, penggunaan cabai rawit pada saus ini dapat dilewati sepenuhnya tanpa mengurangi kelezatan rasa dasarnya.
Perpaduan akhir dari masakan ini menghasilkan sensasi makan yang unik.
Saat digigit, terdapat kontras tekstur yang jelas antara kelembutan terong matang dengan padatnya daging ayam di bagian dalam, diperkaya wangi telur goreng dan siraman saus kental yang kaya rasa.
Hidangan Terong Lapis Ayam ini siap menjadi alternatif menu makan siang maupun malam yang disukai seluruh anggota keluarga.






