Meski tanggal Lebaran berpotensi berbeda, durasi ibadah puasa Ramadhan tahun ini diprediksi sama-sama berlangsung selama 30 hari penuh, baik bagi Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah.
BACA JUGA: Dahsyatnya Istighfar di Waktu Sahur, Rahasia Ketenangan dan Keberkahan Rezeki
Jaga Toleransi dan Tunggu Sidang Isbat
Menanggapi potensi perbedaan ini, LF PBNU mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menghargai. Perbedaan dalam manhajul fikir atau landasan berpikir merupakan hal yang wajar dalam kajian fiqh dan astronomi Islam.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu hasil resmi sidang isbat yang akan digelar pemerintah.
Yang terpenting, perbedaan ini tidak mengurangi kekhusyukan ibadah dan semangat kebersamaan umat dalam merayakan hari kemenangan.
Keyakinan terhadap kriteria masing-masing diharapkan tetap menjaga harmoni dan persaudaraan di tengah keberagaman.






