Logo tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai identitas resmi seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, mulai dari media publikasi, materi komunikasi pemerintah, hingga berbagai kegiatan resmi selama masa perayaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan ide-ide terbaiknya dalam lomba desain logo Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah,” kata Sumarno.
BACA JUGA: Pria Luka Robek Kepala Diduga Korban Penganiayaan di Kebumen, Pelaku Diamankan
Sementara itu, anggota dewan juri Darfi Rizkavirwan menjelaskan, karya pemenang unggul karena mampu memadukan kekuatan visual dengan filosofi budaya Jawa secara harmonis.
Ia menilai ornamen lung-lungan yang melambangkan pertumbuhan dan dinamika berhasil diolah menjadi bentuk angka delapan yang menyatu tanpa putus (seamless), sehingga memperkuat pesan visual Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah.
Darfi juga mengapresiasi penyelenggaraan sayembara oleh Dinas Komunikasi dan Digital Provinsi Jawa Tengah yang memberikan keleluasaan kepada dewan juri untuk menyusun sistem penilaian secara independen.
Menurutnya, mekanisme tersebut membuat proses seleksi berlangsung objektif dan menghasilkan logo yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dengan tema, memiliki makna budaya yang kuat, serta memenuhi standar teknis dan orisinalitas desain.
Dengan ditetapkannya logo “Gumregut Nyawiji”, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap identitas visual Hari Jadi ke-81 dapat memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan kolaborasi masyarakat dalam mendukung pembangunan Jawa Tengah yang berkelanjutan.






