Beritakebumen.com – Idulfitri menjadi momen kemenangan bagi umat Muslim setelah sebulan penuh berpuasa. Namun, semangat ibadah tidak berhenti di hari raya.
Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan adanya kesempatan emas pasca-Ramadan, yaitu puasa sunah enam hari di bulan Syawal. Keutamaannya luar biasa, setara dengan berpuasa setahun penuh.
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa puasa Syawal merupakan bentuk syukur sekaligus bukti konsistensi seorang hamba dalam beribadah.
BACA JUGA: Hukum Panitia Menjual Beras Zakat Fitrah Jadi Uang, Ini Penjelasan Buya Yahya
Keutamaan ini merujuk pada Hadis Riwayat Muslim nomor 1164. Rasulullah SAW bersabda, siapa yang menjalankan puasa Ramadan lalu mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seakan-akan berpuasa sepanjang tahun.
Dalam ceramahnya, UAH mengupas rahasia hitungan pahala tersebut menggunakan Surah Al-An’am ayat 160. Setiap satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat.
Puasa Ramadan 30 hari setara dengan 300 hari. Ditambah enam hari puasa Syawal yang dikalikan sepuluh, totalnya menjadi 360 hari. Angka itu merepresentasikan jumlah hari dalam satu tahun.





